Penyuluh Umbulharjo Membumikan Al-Qur’an di SD Negeri Gambiran
Yogyakarta, Senin, 24 Agustus 2026 — Suasana religius terasa di Musala SD Negeri Gambiran Yogyakarta. Para peserta didik mengikuti pembelajaran Al-Qur’an melalui kegiatan Tuntas Baca Al-Qur’an (TBQ) bersama para pembimbing dari KUA Umbulharjo Yogyakarta.
Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an sekaligus menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini.
Hadir dalam kegiatan tersebut empat pembimbing TBQ dari KUA Umbulharjo Yogyakarta, yaitu Ahmad Fadlan, M. Fahmi Izzuddin, R. Khaerudin, dan Sugiharto.
Para pembimbing memberikan pendampingan secara langsung kepada para siswa, mulai dari membaca huruf dan ayat Al-Qur’an, memperbaiki bacaan, hingga memberikan motivasi agar peserta didik semakin mencintai dan terbiasa berinteraksi dengan Al-Qur’an.
Kegiatan TBQ tidak berhenti pada kemampuan membaca. Lebih jauh, pembelajaran Al-Qur’an diarahkan untuk membentuk karakter peserta didik agar memiliki akhlak yang baik, santun dalam pergaulan, disiplin, serta mampu menerapkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Musala sekolah menjadi ruang yang sederhana namun penuh makna. Di tempat inilah ilmu ditanamkan, bacaan diperbaiki, dan kecintaan kepada Al-Qur’an mulai tumbuh dalam diri anak-anak.
Kehadiran para pembimbing TBQ KUA Umbulharjo juga menjadi wujud nyata sinergi antara KUA, penyuluh agama, dan lembaga pendidikan dalam membangun generasi Qur’ani.
Sebab, membimbing anak membaca Al-Qur’an bukan sekadar mengajarkan rangkaian huruf dan ayat. Ia adalah bagian dari laku menanam cahaya, agar kelak tumbuh generasi yang tidak hanya cerdas pikirannya, tetapi juga terang hatinya dan luhur akhlaknya.
Dari musala sekolah, Al-Qur’an dibaca. Dari hati anak-anak, akhlak ditanam. Dari sana, masa depan bangsa dirawat.(Khaer).






