Kegiatan penerimaan berlangsung khidmat namun tetap cair, mencerminkan semangat kekeluargaan yang kuat. Kepala KUA Umbulharjo, Sehona, S.Ag,. menyampaikan sambutan hangat sekaligus apresiasi atas kepercayaan yang diberikan. Beliau berharap para mahasiswa mampu memanfaatkan momentum ini untuk memperkaya wawasan, mengasah keterampilan, serta memahami secara nyata dinamika pelayanan keagamaan di tingkat kecamatan.

Sebagai bekal awal, mahasiswa mendapatkan pembinaan dari penghulu senior, Ghufron Su’udi. Dalam arahannya, beliau mengupas secara praktis tugas-tugas kepenghuluan, mulai dari pelayanan pernikahan hingga pendampingan konsultasi keluarga. Pembekalan ini menjadi pintu masuk bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat realitas kerja di KUA yang tidak hanya administratif, tetapi juga sarat nilai sosial dan kemanusiaan.
Selama satu bulan ke depan, para mahasiswa akan terlibat aktif dalam berbagai kegiatan, seperti pengelolaan administrasi pernikahan, layanan konsultasi keluarga, hingga pendataan keagamaan. Keterlibatan ini diharapkan mampu menjembatani antara teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan praktik nyata di lapangan.
Program PKL ini sekaligus menjadi wujud sinergi yang harmonis antara dunia akademik dan institusi pelayanan keagamaan. KUA Umbulharjo tidak hanya menjadi tempat praktik, tetapi juga ruang pembelajaran yang membentuk karakter, kepekaan sosial, serta kesiapan profesional mahasiswa sebagai calon sarjana Hukum Keluarga Islam yang kompeten dan berintegritas.(Haraka).