KUA (Kantor Urusan Agama) Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta, merupakan kantor yang bertugas melayani berbagai urusan keagamaan, terutama terkait perkawinan.
Yogyakarta — Penyuluh Agama Islam KUA Umbulharjo kembali menghadirkan dakwah yang dekat dengan kehidupan masyarakat melalui program “Mutiara Pagi” di Radio EMC, Selasa (19/5/2026). Kegiatan ini terlaksana melalui kolaborasi antara KUA Umbulharjo, PCM Umbulharjo, dan Radio EMC dengan mengangkat tema “Pertemanan yang Berkah”.
Siaran tersebut menghadirkan Bapak Mahlani, S.Ag,. M.Pd,. sebagai narasumber utama, sementara jalannya dialog dipandu oleh host muda, Iqbal Haraka Mahendra. Suasana diskusi berlangsung hangat, komunikatif, dan relevan dengan realitas kehidupan generasi muda saat ini.
Dalam pemaparannya, Mahlani, S.Ag,. M.Pd,. menyampaikan bahwa pertemanan memiliki pengaruh besar terhadap arah kehidupan seseorang. Lingkungan pergaulan yang baik tidak hanya memberikan kenyamanan emosional, tetapi juga menjadi sarana untuk saling mengingatkan dalam kebaikan dan menjaga nilai-nilai spiritual di tengah tantangan zaman modern.
“Teman yang baik akan membawa kita lebih dekat kepada kebaikan, menguatkan saat lemah, dan mengingatkan ketika lalai,” ungkapnya dalam siaran tersebut.
Program “Mutiara Pagi” menjadi bagian dari upaya dakwah kolaboratif yang memanfaatkan media radio sebagai sarana edukasi publik yang humanis dan mudah dijangkau masyarakat. Kehadiran dakwah melalui media penyiaran diharapkan mampu menjangkau berbagai lapisan masyarakat, khususnya generasi muda, dengan pendekatan yang lebih ringan namun tetap bermakna.
Kolaborasi antara KUA Umbulharjo, PCM Umbulharjo, dan Radio EMC juga menunjukkan bahwa dakwah tidak hanya hadir di ruang-ruang formal keagamaan, tetapi dapat menyapa masyarakat melalui media yang akrab dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui tema “Pertemanan yang Berkah”, program ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bahwa lingkungan pergaulan bukan sekadar tempat berbagi cerita, tetapi juga ruang pembentukan karakter, moral, dan arah masa depan.(Haraka).