Penyuluh KUA Umbulharjo Ikuti Sosialisasi dan Pembekalan Puspagatra Ngetren di Balai Kota Yogyakarta

Puspaga Kenari 1

Yogyakarta, Rabu 22 April 2026 — Penyuluh Agama Islam KUA Umbulharjo, Siti Zulaihah,S.Pd.I,. mengikuti kegiatan Sosialisasi dan Pembekalan Puspagatra Ngetren yang diselenggarakan oleh DP3AP2KB Kota Yogyakarta di Balai Kunthi Gedung PKK Balaikota Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari 14 kemantren di DIY sebagai bagian dari upaya penguatan layanan Puspagatra Ngetren.

Dalam kegiatan tersebut disampaikan bahwa Puspagatra Ngetren merupakan pengembangan dari Puspaga Kenari yang sebelumnya diawali di tiga kemantren, dan kini telah hadir di 14 kemantren. Program ini berfokus pada layanan edukasi, konseling, konsultasi, penjangkauan, dan rujukan bagi masyarakat, khususnya dalam penanganan persoalan keluarga dan kekerasan.

Materi pembekalan menyoroti bahwa kasus kekerasan masih menjadi persoalan utama dan diibaratkan seperti fenomena gunung es—banyak yang tidak terungkap. Kekerasan dapat berbentuk verbal, fisik, maupun psikis, serta dapat terjadi kapan saja, di mana saja, dan kepada siapa saja. Dampak yang ditimbulkan tidak hanya stigma sosial, tetapi juga potensi kekerasan berulang dari generasi ke generasi.

Dalam sesi teknis, peserta dibekali tahapan konseling yang meliputi asesmen, perumusan masalah, perencanaan intervensi, hingga pelaksanaan intervensi atau rujukan. Selain itu, dibahas pula berbagai tantangan di lapangan, baik dari sisi konseli, konselor, maupun sistem, seperti stigma, keterbatasan pemahaman, beban emosional konselor, hingga kendala rujukan dan privasi.

Perwakilan dinas menekankan bahwa konselor tidak hanya menunggu klien, tetapi harus proaktif turun ke lapangan untuk melakukan sosialisasi, termasuk ke sekolah dan masyarakat. Penguatan juga dilakukan melalui penyusunan SOP, penerbitan SK konselor, penggunaan identitas resmi, serta dukungan data dan perizinan dari kemantren. Kegiatan ini juga menyoroti pentingnya edukasi sejak dini bagi anak-anak PAUD dan TK untuk mencegah kekerasan seksual, salah satunya melalui media lagu yang mudah dipahami dan diingat anak-anak.

Melalui kegiatan ini, diharapkan penyuluh KUA Umbulharjo semakin siap berperan aktif dalam mendukung layanan Puspagatra Ngetren serta memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kekerasan di masyarakat.(Zul).