Kepala KUA dan Penyuluh Agama Islam Umbulharjo Ikuti Rakor Deteksi Dini EWS Bersama Forkopimtren
Yogyakarta, Selasa, 13 Oktober 2026 — Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Umbulharjo, Sehona, S.Ag., bersama Penyuluh Agama Islam Mahlani, S.Ag., M.Pd., mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Deteksi Dini melalui Early Warning System (EWS) bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kemantren (Forkopimtren) Umbulharjo. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta.
Rapat koordinasi ini menjadi sarana untuk memperkuat sinergi dan koordinasi lintas sektor dalam mendeteksi secara dini berbagai potensi permasalahan di tengah masyarakat. Melalui penerapan EWS, seluruh unsur Forkopimtren diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan, berbagi informasi, serta membangun komunikasi yang efektif guna menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas wilayah.
Kepala KUA Umbulharjo, Sehona, S.Ag., bersama Penyuluh Agama Islam Mahlani, S.Ag., M.Pd., turut mendukung penguatan koordinasi tersebut sebagai bagian dari peran KUA dalam pembinaan kehidupan beragama dan pemeliharaan kerukunan umat beragama di masyarakat.
Dalam konteks ini, Penyuluh Agama Islam memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi keagamaan yang menyejukkan, membangun komunikasi dengan masyarakat, serta mengedepankan pendekatan persuasif dan dialogis dalam menyikapi berbagai persoalan sosial kemasyarakatan. Peran tersebut diharapkan dapat membantu mencegah berkembangnya kesalahpahaman dan memperkuat semangat toleransi serta kebersamaan.
Keterlibatan KUA Umbulharjo dalam kegiatan ini juga mencerminkan pentingnya kolaborasi antara unsur pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang harmonis. Deteksi dini tidak hanya menjadi tanggung jawab satu instansi, tetapi membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh pihak sesuai dengan tugas dan kewenangannya.
Melalui Rakor Deteksi Dini EWS bersama Forkopimtren Umbulharjo ini, diharapkan koordinasi antarlembaga semakin kuat sehingga berbagai potensi permasalahan dapat diantisipasi sejak awal. Dengan demikian, kerukunan umat beragama, stabilitas wilayah, dan keharmonisan kehidupan masyarakat di Kemantren Umbulharjo dapat terus terjaga.
KUA Umbulharjo berkomitmen untuk terus bersinergi dengan berbagai unsur masyarakat dan pemerintah dalam mewujudkan kehidupan beragama yang rukun, damai, dan harmonis.(Zul).
