Gebyar UMKM Pandeyan Dorong Ekonomi Warga dan Perluasan Produk Lokal

ISNI-1

Yogyakarta (KUA Umbulharjo) – Upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat terus dilakukan melalui penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal tersebut terlihat dalam kegiatan Gebyar UMKM Kelurahan Pandeyan yang berlangsung selama dua hari, Jumat–Sabtu, 7–8 Agustus 2026, bertempat di Balai RW 03 Kelurahan Pandeyan, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

Kegiatan yang diikuti oleh perwakilan 13 RW se-Kelurahan Pandeyan tersebut menjadi ruang bagi para pelaku UMKM untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan berbagai produk unggulan dari masing-masing wilayah. Sejumlah produk lokal yang ditampilkan antara lain telur asin Sekar dari RW 05, bakpia kering dari RW 01, serta peyek dari RW 07.

Penyuluh Agama Islam KUA Umbulharjo, Isni Sulistyawati, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran penyuluh tidak hanya sebagai bagian dari sinergi pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga memberikan penguatan kepada pelaku UMKM terkait pentingnya aspek kehalalan produk.

Dalam penyuluhannya, Isni menyampaikan pentingnya sertifikasi halal bagi produk UMKM. Sertifikasi halal dinilai memberikan kepastian kepada konsumen mengenai kehalalan produk sekaligus dapat meningkatkan kepercayaan dan minat beli masyarakat.

“Dengan adanya sertifikasi halal, konsumen mendapatkan kepastian mengenai status kehalalan produk. Hal ini juga dapat menjadi nilai tambah bagi UMKM sehingga produk lebih dipercaya dan memiliki peluang pemasaran yang lebih luas,” jelas Isni.

Sementara itu, Lurah Pandeyan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Gebyar UMKM. Pemerintah Kelurahan Pandeyan menyambut baik kegiatan tersebut sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi masyarakat sekaligus sarana untuk memperkenalkan potensi produk lokal Pandeyan kepada masyarakat yang lebih luas.

Lurah Pandeyan juga mendorong para pelaku UMKM agar mulai menerapkan manajemen modern, khususnya dalam pengelolaan keuangan usaha. Selain itu, pemanfaatan media digital dalam pemasaran juga perlu ditingkatkan agar jangkauan promosi produk tidak hanya terbatas pada lingkungan sekitar, tetapi dapat menjangkau konsumen yang lebih luas.

Gebyar UMKM semakin semarak dengan rangkaian kegiatan Gebyar PAUD yang menampilkan berbagai bakat dan kreativitas anak-anak PAUD se-Kelurahan Pandeyan. Kegiatan tersebut juga diramaikan dengan pertunjukan kesenian tradisional, seperti karawitan dan berbagai seni budaya lainnya.

Melalui Gebyar UMKM, diharapkan terbangun sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal. Selain meningkatkan daya saing UMKM, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran pelaku usaha akan pentingnya produk halal sebagai bagian dari pelayanan dan kepercayaan kepada konsumen.(Isni S.)