Kepala KUA Umbulharjo Hadiri Pengajian Akbar Khotmil Qur’an dan Imtihan Yanbu’a Harlah Ke-4 Majelis Taklim Raudhatul Qur’an

WhatsApp Image 2026-07-16 at 20.58.32

Yogyakarta, Kamis 16/07/2026– Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Umbulharjo, Sehona, S.Ag., menghadiri Pengajian Akbar dalam rangka Khotmil Qur’an, Imtihan Yanbu’a, dan Tasyakuran Hari Lahir (Harlah) ke-4 Majelis Taklim Raudhatul Qur’an yang diselenggarakan di Masjid Raudhatul Huda, Celeban, Tahunan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Kamis malam (16/7/2026).

Kehadiran Kepala KUA Umbulharjo merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan pembinaan keagamaan yang digagas masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara KUA, majelis taklim, dan berbagai pemangku kepentingan dalam membangun kehidupan keagamaan yang semakin berkualitas di wilayah Umbulharjo.

Kegiatan yang berlangsung dengan penuh kekhidmatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta, H. Ahmad Shidqi, S.Psi., M.Eng., Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota Yogyakarta, jajaran Forkopimtren Umbulharjo, perwakilan BAZNAS Kota Yogyakarta yang dihadiri Hj. Wiwik, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan jamaah yang memadati Masjid Raudhatul Huda.

Rangkaian acara diawali dengan pelaksanaan Khotmil Qur’an dan Imtihan Yanbu’a sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan para santri dalam menyelesaikan pembelajaran Al-Qur’an metode Yanbu’a. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tasyakuran Harlah ke-4 Majelis Taklim Raudhatul Qur’an sebagai ungkapan rasa syukur atas kiprah majelis taklim dalam membina masyarakat melalui pendidikan Al-Qur’an.

Pengajian Akbar menghadirkan Gus Sahal Ustman dan Gus R. Abdul Haris Hamid Al Hafidz yang menyampaikan tausiyah tentang pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, memperkuat akhlak, serta menumbuhkan semangat untuk terus membaca, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Di sela kegiatan, Kepala KUA Umbulharjo, Sehona, S.Ag., menyampaikan apresiasi kepada pengurus Majelis Taklim Raudhatul Qur’an yang selama empat tahun konsisten membina masyarakat melalui berbagai kegiatan keagamaan. Menurutnya, keberadaan majelis taklim merupakan mitra strategis Kementerian Agama dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an dan memperkuat moderasi beragama di tengah masyarakat.

“Majelis taklim memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang religius dan berakhlak mulia. Semoga Majelis Taklim Raudhatul Qur’an terus berkembang, istiqamah dalam syiar Al-Qur’an, serta melahirkan generasi Qur’ani yang memberikan manfaat bagi umat,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini diharapkan semangat mencintai Al-Qur’an semakin tumbuh di tengah masyarakat serta mempererat ukhuwah Islamiyah dan kolaborasi antara pemerintah, Kementerian Agama, lembaga keagamaan, dan masyarakat dalam mewujudkan kehidupan beragama yang rukun, damai, dan harmonis. (Zul).