Rakordasi KUA Umbulharjo Angkat Filosofi Ki Ageng Selo untuk Penguatan Pelayanan yang Ikhlas

Rakordasi 12 Mei 2026

Umbulharjo_Selasa 12/05/ 2026. KUA Umbulharjo menggelar kegiatan rakordasi dan pembinaan internal yang dipimpin langsung oleh Kepala KUA Umbulharjo, Sehona. Kegiatan diawali dengan tadarus Al-Qur’an bersama dan dilanjutkan kultum yang disampaikan oleh Gus Sugiharto dalam suasana penuh khidmat dan kekeluargaan.
Dalam pembinaan tersebut disampaikan nasihat luhur filosofi Ki Ageng Selo tentang makna “pacul” sebagai simbol pengendalian diri dan pengabdian.

Filosofi pertama adalah “pacul” dimaknai sebagai alat untuk “ngipatake” atau membuang sifat-sifat buruk yang menonjolkan diri seperti riya’, sombong, angkuh, adigang, adigung, dan adiguna. Dengan hati yang bersih dan rendah hati, ASN Kementerian Agama diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan penuh keikhlasan.

Filosofi kedua adalah “bawak” yang dimaknai sebagai “obahing awak”, yakni bergerak dan berikhtiar dalam menjalani kehidupan serta tugas pelayanan. Disampaikan pula kisah Nabi Musa AS ketika dikejar Fir’aun. Dengan penuh keyakinan kepada Allah SWT, Nabi Musa tetap teguh hingga akhirnya Allah memerintahkan beliau memukulkan tongkatnya ke laut dan terbukalah jalan keselamatan.

Sedangkan filosofi ketiga adalah “doran” yang dimaknai sebagai doa marang Pangeran atau berdoa kepada Allah SWT. Setelah manusia bergerak dan berikhtiar secara maksimal, maka ikhtiar terakhir adalah memohon pertolongan dan menyerahkan segala urusan kepada Allah SWT. Nilai ini menjadi pengingat bahwa setiap tugas dan pengabdian harus dibarengi doa serta tawakal kepada Allah.

Melalui kegiatan rakordasi ini diharapkan seluruh pegawai dan penyuluh agama semakin memperkuat integritas, semangat kebersamaan, serta pelayanan yang humanis, tulus, dan penuh nilai spiritual dalam melayani masyarakat.(khaer)