Penyuluh Agama Hadir untuk Lansia, Wujudkan Kepedulian dan Hidup Sehat Berdaya

Lansia Pandeyan

Yogyakarta — Senin, 12 Januari 2026, Penyuluh Agama Islam Kemantren Umbulharjo, Isni Sulistyawati, turut menunjukkan peran aktifnya dalam kegiatan kemasyarakatan sebagai bagian dari implementasi salah satu Asta Protas Kementerian Agama, yakni kepedulian terhadap kelompok rentan. Lansia menjadi salah satu kelompok yang perlu mendapatkan perhatian khusus agar terwujud peningkatan harapan hidup serta tercipta kehidupan yang harmonis dan berdampingan di tengah masyarakat.

Komitmen tersebut tercermin dalam keikutsertaan Isni Sulistyawati pada pertemuan Pengurus Lansia RW 007 Kelurahan Pandeyan, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta.   Pertemuan ini bertempat diMushola Karnisa membahas rencana program dan kegiatan lansia untuk tahun 2026 yang disusun secara partisipatif dan berkelanjutan.

Adapun rencana kegiatan lansia RW 007 tahun 2026 meliputi pertemuan lansia yang akan dilaksanakan setiap dua bulan sekali, dimulai pada awal Februari. Dalam pelaksanaannya, pertemuan tidak selalu menghadirkan petugas dari puskesmas, namun dapat diisi dengan berbagai materi dan pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan lansia, baik dari sisi kesehatan, psikologis, maupun spiritual.

Selain itu, kegiatan skrining kesehatan lansia dari puskesmas tetap dilaksanakan meskipun dengan frekuensi setahun sekali. Program road show senam lansia juga tetap berjalan dan dilaksanakan setiap akhir bulan secara bergilir di masing-masing RW, termasuk RW 007 sebagai salah satu lokasi kegiatan.

Untuk mendukung kemandirian, pemeriksaan kesehatan seperti gula darah dan kolesterol direncanakan dapat dilakukan secara mandiri tanpa harus menunggu jadwal dari puskesmas. Bahkan, pengurus juga membuka peluang menghadirkan dokter spesialis lansia sebagai narasumber, meskipun cukup dilaksanakan satu kali dalam setahun.

Melalui keterlibatan aktif Penyuluh Agama Islam dalam kegiatan ini, diharapkan program lansia tidak hanya berfokus pada kesehatan fisik, tetapi juga penguatan mental dan spiritual, sehingga para lansia dapat menjalani masa tua dengan sehat, bahagia, dan tetap produktif di lingkungan masyarakat.(Isni).