KUA Umbulharjo Serahkan Sertifikat Arah Kiblat Masjid Muhajirin Nitikan

Penyerahan sertifikat arah kiblat 12 feb 2026

Umbulharjo,  — Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kemantren Umbulharjo, Sehona, S.Ag., secara resmi menyerahkan sertifikat hasil pengukuran arah kiblat kepada perwakilan Takmir Masjid Muhajirin Nitikan, Bapak Rika Hasibuan, pada hari Kamis 12 /02/ 2026. Sertifikat tersebut diterbitkan setelah melalui proses verifikasi dan kalibrasi akurasi oleh Tim Ukur Arah Kiblat Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta.

Penyerahan sertifikat berlangsung di lingkungan Masjid Muhajirin dan disaksikan oleh sejumlah staf KUA Umbulharjo, mahasiswa PKL dari Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY), serta jajaran pengurus masjid. Dalam sambutannya,

Sehona menegaskan bahwa kepastian arah kiblat merupakan aspek fundamental dalam pembangunan maupun renovasi masjid.“Arah kiblat yang terukur dan terverifikasi secara ilmiah memberikan ketenangan serta jaminan keabsahan ibadah bagi seluruh jamaah. Ini bukan sekadar persoalan teknis, tetapi juga bentuk tanggung jawab kita dalam menjaga kualitas ibadah umat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa layanan pengukuran arah kiblat merupakan bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan profesional dan akuntabel kepada masyarakat, khususnya pengelola rumah ibadah.

Sementara itu, Bapak Rika Hasibuan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas fasilitasi serta pendampingan yang diberikan oleh KUA Umbulharjo dan Tim Ukur Arah Kiblat Kemenag Kota Yogyakarta. Dengan diterbitkannya sertifikat resmi ini, Masjid Muhajirin kini memiliki dokumen sah terkait arah kiblat yang dapat menjadi pedoman bagi jamaah.

“Kami merasa lebih tenang dan mantap dalam penyelenggaraan ibadah karena arah kiblat telah diukur dan diverifikasi oleh pihak yang berwenang,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak takmir masjid dan mushola di wilayah Umbulharjo yang tertib dalam aspek administrasi dan teknis peribadatan. Langkah ini sekaligus menjadi contoh sinergi antara Kementerian Agama dan masyarakat dalam menjaga kualitas pelayanan keagamaan di Kota Yogyakarta.(Fadlan)