Yogyakarta, Rabu, 11 Februari 2026 — Penyuluh Agama Islam KUA Umbulharjo turut ambil bagian dalam kegiatan bakti sosial (baksos) yang diselenggarakan oleh PD IPARI (Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia) Kota Yogyakarta. Kegiatan ini dilaksanakan di Mushola Baitut Taubah, wilayah RW 01 Jlagran, Kelurahan Pringgokusuman, Kemantren Gedongtengen, Kota Yogyakarta.
Penyuluh KUA Umbulharjo yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Siti Zulaihah, Khaerudin, Tri Antoro, dan Da’i Iskandar. Kegiatan baksos diisi dengan sosialisasi ekoteologi serta kerja bakti membersihkan lingkungan mushola.

Acara dibuka secara resmi oleh Bapak H. M. Tahrir selaku Kasi Bimas Islam Kementerian Agama Kota Yogyakarta. Turut hadir dan memberikan sambutan Bapak Lurah Pringgokusuman yang menyampaikan apresiasi atas kepedulian para penyuluh agama terhadap kebersihan rumah ibadah dan penguatan kesadaran lingkungan berbasis nilai-nilai keagamaan.
Dalam sosialisasi ekoteologi, para penyuluh menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab keimanan. Konsep ekoteologi mengajarkan bahwa merawat alam merupakan implementasi ajaran Islam, di mana manusia berperan sebagai khalifah di muka bumi yang wajib menjaga dan memakmurkan lingkungan.
Kegiatan dilanjutkan dengan bersih-bersih Mushola Baitut Taubah. Suasana kebersamaan dan gotong royong terlihat hangat, mencerminkan sinergi antara Kementerian Agama, IPARI, dan masyarakat dalam membangun kepedulian sosial dan lingkungan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat menjaga kebersihan rumah ibadah serta kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan semakin tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antara penyuluh agama dan warga binaannya.(Zul)