Penyuluh Agama Islam KUA Umbulharjo Berikan Bimbingan Perkawinan kepada Calon Pengantin
Umbulharjo, Selasa (23/12/2025) — Penyuluh Agama Islam KUA Umbulharjo, M. Mahlani, memberikan bimbingan perkawinan kepada sepasang calon pengantin berinisial A dan N di Balai Nikah KUA Umbulharjo, Selasa (23/12). Keduanya dijadwalkan akan melangsungkan akad nikah pada Sabtu (27/12/2025).
Bimbingan perkawinan ini bertujuan membekali calon pasangan suami istri dengan pemahaman yang utuh tentang kehidupan rumah tangga, baik dari aspek keagamaan, sosial, maupun psikologis. Dalam penyampaiannya, M. Mahlani menekankan pentingnya membangun relasi pernikahan yang dilandasi nilai-nilai Islam, khususnya prinsip wa‘āsyirū hunna bil ma‘rūf.
Menurutnya, ayat tersebut merupakan perintah agar suami dan istri saling memperlakukan pasangan dengan cara yang baik dan patut (ma‘rūf). Istilah ma‘rūf sendiri berasal dari kata ‘urf yang berarti kebiasaan. Hal ini menunjukkan bahwa pernikahan bukan hanya menyatukan dua individu, tetapi juga mempertemukan dua keluarga besar dengan latar belakang budaya, kebiasaan, dan tradisi yang berbeda.
“Konsekuensinya, suami dan istri harus mampu saling menerima dan memahami perbedaan tersebut secara positif. Inilah kunci agar rumah tangga dapat tumbuh menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah,” jelas Mahlani.
Ia juga mengingatkan bahwa perbedaan dalam kebiasaan, kesukaan, hobi, maupun pola pikir merupakan hal yang wajar dalam pernikahan. Perbedaan tersebut seharusnya tidak menjadi sumber konflik, melainkan menjadi ruang untuk saling belajar, berkompromi, dan menguatkan satu sama lain.
Melalui sikap saling memahami dan berkompromi, diharapkan pasangan suami istri dapat membangun rumah tangga yang harmonis dan dinamis, serta mampu saling memuliakan pasangan sebagai bagian dari ibadah kepada Allah Subhanahu wa Ta‘ala.
Kegiatan bimbingan perkawinan ini menjadi bagian dari komitmen KUA Umbulharjo dalam mendampingi calon pengantin agar siap secara mental, spiritual, dan sosial dalam memasuki kehidupan berumah tangga.(Mahlani)






