Penyuluh Umbulharjo Dampingi dan Doakan Warga Binaan Sakit Stroke di Lapas Wirogunan

lapas

Yogyakarta — Penyuluh Agama Islam KUA Umbulharjo melakukan kunjungan dakwah dan kemanusiaan ke Poliklinik Lapas Kelas IIA Wirogunan, Rabu, 17 Desember 2025. Kunjungan ini ditujukan untuk mendampingi, mendoakan, serta memberikan penguatan mental dan spiritual kepada warga binaan yang sedang menjalani perawatan akibat sakit stroke.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Penyuluh Agama Islam Umbulharjo, Khaerudin dan Sugiharto, Tri Antoro dan Suparman. Dengan penuh empati, para penyuluh menyapa langsung warga binaan yang dirawat, membacakan doa, serta menyampaikan nasihat keagamaan yang menyejukkan dan membesarkan jiwa.

Dalam keterangannya, Sugiharto, S.H. menyampaikan bahwa kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga sebagai upaya menyemai harapan dan motivasi bagi warga binaan agar tetap kuat, sabar, dan ikhlas dalam menerima ujian sakit yang sedang dialami. Ia menekankan pentingnya ketenangan batin dan optimisme dalam proses penyembuhan.

Sementara itu, Khaerudin, S.Ag. menegaskan bahwa kegiatan pendampingan ini akan terus dilaksanakan secara berkala. Menurutnya, fungsi penyuluh agama tidak hanya sebatas pelayanan keagamaan di tengah masyarakat, tetapi juga memiliki peran advokatif dalam mendampingi kelompok rentan, termasuk warga binaan yang sedang sakit, serta fungsi konsultatif dalam memberikan bimbingan rohani dan penguatan psikologis.

“Kehadiran penyuluh di lapas adalah bentuk nyata dakwah bil hal. Kami ingin memastikan bahwa warga binaan, meskipun dalam kondisi sakit dan keterbatasan, tetap mendapatkan pendampingan spiritual dan perhatian kemanusiaan,” ungkap Khaerudin.

Melalui kegiatan ini, Penyuluh Agama Umbulharjo berharap nilai-nilai keimanan, kesabaran, dan harapan dapat terus tumbuh, sehingga warga binaan yang sedang sakit merasa lebih kuat, diperhatikan, dan tidak sendiri dalam menghadapi ujian hidup.(khaer)