Pembinaan Lintas Agama: Penyuluh Agama Islam dan Penyuluh Kristen Perkuat Spiritualitas di RUTAN Wirogunan

Rutan 3

Yogyakarta, Kamis 27/11/2025 — Suasana penuh keakraban dan keharmonisan tampak mewarnai kegiatan pembinaan rohani lintas agama di RUTAN Wirogunan. Kegiatan ini menghadirkan kolaborasi antara Penyuluh Agama Islam KUA Umbulharjo, Khaerudin, S.Ag., bersama penyuluh Kristen: Pendeta Edy Susanto, Natasia Grace Susanto, S.Th., serta Suster Fei dari Gereja Kristen Penebus (GKP) Magelang.

Kehadiran para penyuluh dari dua agama ini disambut hangat oleh warga binaan. Pembinaan rohani kali ini mengangkat tema besar tentang penguatan spiritualitas, moderasi beragama, serta sikap saling mengasihi sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat.

Dalam sesi pembinaan, Khaerudin, S.Ag. menekankan pentingnya nilai moderasi beragama sebagai sikap yang harus terus dipupuk, baik di lingkungan masyarakat maupun di dalam lembaga pemasyarakatan. “Kita hidup dalam keberagaman. Tugas kita adalah menjaga kerukunan dan menguatkan iman tanpa meniadakan keberadaan sesama,” ungkapnya.

Sementara itu, Pendeta Edy Susanto bersama Natasia Grace Susanto, S.Th., dan Suster Fei menyampaikan pesan tentang kasih, pengampunan, dan harapan. Mereka mengajak warga binaan untuk membangun kembali semangat hidup yang positif serta saling menghargai, meskipun berada di balik jeruji.

Kolaborasi ini menjadi wujud nyata kerukunan antar umat beragama di Yogyakarta. Melalui kegiatan rutin seperti ini, diharapkan para warga binaan mampu memperkuat karakter religius, mengembangkan empati, dan membina hubungan harmonis satu sama lain.

Kegiatan berjalan lancar dan penuh kehangatan, menegaskan bahwa pembinaan lintas agama dapat menjadi ruang terbaik untuk menumbuhkan spiritualitas, mempererat persaudaraan, serta memupuk sikap toleransi di tengah keberagaman. (khaerudin )