Layanan Bistana UHA: Sehat Jasmani Rohani di KUA Umbulharjo

Bistana UH

Umbulharjo – Jumat, 28/11/ 2025, Seusai pelaksanaan shalat Jumat, Penyuluh Agama Islam KUA Kemantren Umbulharjo, Sugiharto, S.H,  mengadakan program layanan kesehatan berbasis pengobatan Thibbun Nabawi berupa bekam dan ruqyah gratis. Kegiatan ini diperuntukkan bagi internal ASN KUA Kemantren Umbulharjo serta masyarakat di wilayah Kemantren Umbulharjo.

Program yang diberi nama Bistana UHA (Bimbingan Spiritual dan Pengobatan Thibbun Nabawi untuk Masyarakat Umbulharjo) ini diinisiasi oleh para penyuluh agama Islam sebagai bentuk pengabdian dan dukungan terhadap peningkatan kesehatan jasmani, rohani, serta spiritualitas masyarakat.

Salah satu peserta yang mengikuti layanan bekam, Bapak Agus dari wilayah Umbulharjo, menyampaikan testimoninya. “Setelah bekam, badan terasa enteng, lebih fit, dan segar,” ujarnya setelah menerima terapi.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, Sugiharto, S.H., Penyuluh Agama Islam KUA Umbulharjo sekaligus praktisi JRA (Jam’iyah Ruqyah Aswaja), bertindak sebagai terapis yang melakukan proses bekam kepada bapak Agus dan para penyuluh KUA Kemantren Umbulharjo lainnya turut mendampingi.

Sugiharto menjelaskan bahwa program Bistana UHA bertujuan menghidupkan kembali tradisi pengobatan Thibbun Nabawi di tengah masyarakat sebagai upaya menjaga kesehatan lahir dan batin. “Kami ingin menghadirkan layanan yang bermanfaat, tidak hanya untuk pemulihan fisik, tetapi juga untuk meningkatkan ketakwaan dan kesehatan spiritual masyarakat Umbulharjo,” ujarnya.

Kepala KUA Kemantren Umbulharjo, Bapak Sehona, S.Ag., memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap terselenggaranya program ini. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. “Program ini sangat bermanfaat dan kami berharap dapat menjadi sarana pelayanan publik yang menyehatkan dan mendekatkan masyarakat kepada nilai-nilai islami,” tuturnya.

Dengan adanya kegiatan ini, KUA Kemantren Umbulharjo menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan keagamaan yang menyentuh aspek spiritual sekaligus kesehatan umat. (Sugi)