Umbulharjo, Rabu (11/02/2026) — Bertempat di Aula KUA Umbulharjo, BP4 (Badan Penasihatan, Pembinaan, dan Pelestarian Perkawinan) Kemantren Umbulharjo menggelar kegiatan pembekalan dan penguatan kompetensi bagi pengurus dan mitra keluarga dalam penanganan kasus-kasus keluarga.
Kegiatan ini dihadiri oleh BP4 se-Kota Yogyakarta, Kepala KUA se-Kota Yogyakarta, para konselor hirarki, mediator keluarga (MK) se-Kota Yogyakarta, serta Pokja TP PKK Kelurahan Sorosutan. Acara dipandu oleh Siti Zulaihah selaku pembawa acara dan berlangsung dengan khidmat serta penuh antusiasme dari para peserta.
Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua BP4 Umbulharjo, Kusmanto, S.Ag., yang menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas para pengurus BP4 dalam menghadapi dinamika dan kompleksitas persoalan keluarga saat ini. Menurutnya, BP4 memiliki peran strategis sebagai mitra KUA dalam upaya pencegahan perceraian dan pembinaan ketahanan keluarga.
Selanjutnya, Kepala KUA Umbulharjo, Sehona, S.Ag., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap penguatan kompetensi ini dapat meningkatkan profesionalitas dan sensitivitas para konselor dalam mendampingi keluarga bermasalah, sehingga mampu memberikan solusi yang bijak, adil, dan berorientasi pada kemaslahatan.
Sambutan juga disampaikan oleh Lurah Sorosutan, Zul Azmi,S.IP,. yang mengapresiasi sinergi antara BP4, KUA, dan unsur pemerintah kelurahan dalam membangun ketahanan keluarga di tingkat masyarakat. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menangani persoalan rumah tangga yang kerap berdampak sosial luas.
Materi penguatan kompetensi disampaikan oleh Drs. H. Masykur Ashari, M.A. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya pendekatan empatik, komunikasi efektif, serta pemahaman regulasi dan psikologi keluarga dalam menangani kasus-kasus rumah tangga. Ia juga mengingatkan bahwa setiap kasus keluarga memiliki karakteristik unik sehingga membutuhkan penanganan yang bijak dan proporsional.
Melalui kegiatan ini, BP4 Kemantren Umbulharjo berharap para mitra keluarga semakin siap dan profesional dalam menjalankan tugas pembinaan, penasihatan, serta mediasi, demi terwujudnya keluarga yang harmonis dan berkualitas di Kota Yogyakarta.(Zul)